Alasan Memilih
Jurusan Kimia Mipa di Universitas Jenderal Achmad Yani Angkatan 2017
Kimia merupakan
ilmu pengetahuan yang membahas perubahan suatu materi. Perubahan suatu materi
bisa di dapat oleh gambaran melalui reaksi kimia. Menggunakan reaksi kimia,
kita dapat menyingkap perubahan-perubahan aneh yang tersembunyi pada suatu zat. Kimia merupakan ilmu
pengetahuan tentang yang gaib, tersembunyi,serta tak terlihat. Ilmu kimia adalah bagian dari
ilmu pengetahuan alam (sains) yang mempelajari tentang sifat, sturktur,
komposisi, perubahan serta energi yang menyertai perubahan materi.Masing-masing memiliki bidang cakupan
study yang luas seperti kimia
analitik, kimia fisik, kimia organik,kimia anorganik, biokimia, kimia
lingkungan, kimia analitik, kimia makanan, geokimia, kimia lingkungan, kimia
pangan, dan lain lain. Oleh karena itu jurusan kimia mipa bisa bekerja di
beberapa perusahaan sesuai minat yang diinginkan.
Dahulu Saya
bersekolah di SMKN 7 Bandung dengan jurusan farmasi, karena keterbatasan biaya,
saya memilih melanjutkan ke jurusan kimia mipa di universitas Jenderal Achmad
Yani angkatan 2017. Saya lulus pada tahun 2014, dan mengumpulkan biaya untuk
kuliah sendiri dikarenakan ayah sudah meninggal. Saya bekerja di Sanbe Farma
Unit 2 jalan Lewi Gajah. Saya memilih melanjutkan kuliah karna saya bosan jadi
pegawai. Saya ingin selangkah lebih maju menjadi pemimpin. Saya sudah
mengetahui kekurangan kelebihan pegawai. Saya ingin menunjukkan bahwa saya bisa
meraih gelar S1 Kimia Mipa di universitas Jenderal Achmad Yani.
Jurusan
Kimia, dasar-dasar kimia tentu saya sudah mengetahui terdapat banyak unsur
kimia di bumi. Tabel unsur periodik dimana segala lambang, nama, dan
nilai atom pada semua unsur kimia di bumi tercantum dari tabel tersebut. Berhitung juga sudah menjadi kebiasaan
saya dahulu di jurusan farmasi. Produk-produk kimia sangat banyak disekitaran
lingkungan, contoh BBM, minyak, produk mandi dan lain lain sehingga peluang
bekerja untuk membuat produktersebut sangat besar dibutuhkan . Selain itu
kimiawan juga dapat berwirausaha, contohnya produk pelicin pakaian, pembersih
pakaian, shampoo, minyak kelapa semuanya bisa diproduksi di rumah. Bahan
yang dibutuhkan juga mudah untuk didapatkan dengan ini bisa menciptakan
peluang usaha, dan bisa menambah
lapangan pekerjaan. Selain
itu kita dapat menilong banyak orang dalam kehidupan sehari hari. Menjadi
seorang wirahusahawan memang tidak memiliki batasan, siapa saja bisa bekerja
menjadi seorang Entrepreneur. Apalagi bagi seorang sarjana kimia, banyak sekali
potensi yang ada jika mau menjadi seorang Entrepreneur dengan membuat produk
atau perusahaannya sendiri. Sama halnya dengan berwirausaha, setiap orang juga
mempunyai kesempatan untuk bekerja menjadi seorang pegawai negeri sipil (PNS).
Untuk lulusan Kimia sendiri banyak instansi pemerintahan yang sesuai dengan
kemampuannya seperti Kementrian ESDM, Dinas Kehutanan, Dinas Pertanian, dan
lain sebagianya
Dibandingkan
dengan jurusan farmasi, kimia banyak lapangan pekerjaannya. Bidang Insdustri
untuk lulusan kimia ini sangat luas sekali. Banyak perusahaan-perusahaan
Industri yang membutuhkan keahlian dari sarjana kimia. Salah satu contoh
Industri yang banyak membutuhkan lulusan sarjana Kimia adalah Perusahaan
Obat-obatan/ Farmasi, Perusahaan Tekstil, Perusahaan Bahan Bangunan, Perusahaan
Perminyakan, Perusahaan Pupuk, Perusahaan Kosmetika, Perusahaan Pertambangan,
Perusahaan Pertanian, dan lain sebagainya.Beberapa posisi atau bagian yang bisa
ditempati oleh lulusan Sarjana Kimia seperti : Quality Control, Produksi
ataupun Research and Development Division.
Di Indonesia semakin banyak lembaga-lembaga
penelitian. Banyak juga lembaga penelitian yang bisa di masuki oleh lulusan
Sarjan Kimia seperti : LIPI, Balai Penelitian Daerah, Balai Penelitian SDA, dan
banyak lembaga-lembaga penelitian lainnya. Menjadi
seorang tenaga pengajar mungkin juga bisa menjadi salah satu pilihan bagus seorang sarjana Kimia, baik menjadi
seorang guru di sekolah, atau guru kursus bahkan sudah bisa digeluti sejak masa
kuliah. serta tentu saja
peluang menjadi seorang Dosen juga akan terbuka sangat lebar, namun tentu saja harus minimal kuliah S2
terlebih dahulu. Seorang sarjana
memang erat dengan pekerjaan konsultan, tentu saja disini sebagai konsultan di
bidangnya, yakni bidang kimia. Akan banyak perusahaan-perusahaan yang
membutuhkan konsultasi dengan konsultan/agen konsul kimia untuk mengerjakan
proyeknya. Bisa bekerja
sebagai seorang Konsultan mandiri ataupun bekerja sebagai konsultan di
perusahaan Consultant Agency.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar